Selasa, 26 Januari 2010

Adolf Hitler 2

pada zaman sekarang ini, siapa yang tidak mengenal nama Adolf Hitler. tokoh yang diangkat dinobatkan sebagai aktor yang paling bertanggung jawab atas perang terbesar yang pernah terjadi di dunia saat ini.

Dilahirkan di Braunau am Inn, Austria, dekat perbatasan Jerman pada 20 April 1889. Alois Hitler,yang merupakan ayah kandung Adolf Hitle adalah seorang pegawai negeri sipilrendah di kantor beacukai . Sedangkan ibunya, Clara disebut-sebut sebagai keturunan yahudi.

Setelah ayahnya pensiun, dimulailah kehidupan berpindah-pindah keluarga Hitler. kota tujuan mereka yang pertama adalah kota Lambach . Di Kota tersebut terdapat sebuah biara Katolik yang dihiasi ukiran kayu dan batu yang diantaranya terdapat beberapa ukiran swastika, yang kemudian menjadi tempat Adolf muda belajar. Adolf Hitler dapat menyesuaikan menyelesaikan studinya dengan baik di sekolah biara tersebut, bahkan konon ia memiliki suara yang lumayan bagus.

Sebagai Adolf muda, ia juga memiliki idola, yaitu biarawan yang melayani di sekolah biaranya, bahkan ia pernah serius selama 2 tahun bercita-cita ingin menjadi biarawan. Ketika beranjak dewasa, cita-citanya berubah ingin menjadi seorang seniman yang membuatnya pada tahun 1907 mengikuti pendidikan sebagai pelukis di sebuah Akademi Kesenian di kota Wina,Austria, namun lagi-lagi ia tidak berhasil menyelesaikannya yang menyebabkan ia tidak memiliki pekerjaan sehingga dirinya mendaftarkan diri sebagai pengangguran kepada negara. Hitler tinggal di daerah yang mana ide rasialis anti yahudi bertebaran, sehingga membentuk pola pemikirannya menjadi seorang anti semit(yahudi).

Saat usianya menginjak beranjak 25 tahun yang bertepatan dengan meletusnya Perang Dunia I , Hitler memutuskan untuk bergabung sebagai pengantar pesan dalam pasukan Infantri Resimen Bavaria ke-16. sebagai pasukan yang terlibat langsung dalam medan pertempuran, sosok Hitler merupakan salah satu orang yang paling beruntung di medan pertempuran. Pernah suatu kali resimennya bertemu pasukan Inggris dan Belgia di dekat Ieper yang lebih dikenal sebagai Ypres oleh bangsa Perancis, resimennya kehilangan 2.500 dari 3.000 orang, tewas, luka-luka atau hilang sedangkan Adolf Hitler lolos tanpa luka sedikitpun dan beberapa kali ia berdiri di satu tempat dan kemudian berpindah ke tempat lain yang ajaibnya beberapa detik kemudian tempat dimana sebelumnya ia berdiri kejatuhan bom.

Luka pertamanya didapatnya pada tanggal 7 Oktober 1916 tepat 2 tahun setelah ia terjun kedalam perang, akibat pecahan mortir di perang di Kota Somme. Ketika gencatan senjata ditanda tangani pada tanggal 11 November 1918, Hitler sedang dirawat di rumah sakit akibat terkena serangan gas klorin dari inggris di kota Lazarret yang membuatnya dipulangkan dari dinas militer. Ia mengalami luka trauma yang serius yang mengakibatkan buta sementara. Ketika itu Hitler menjabat sebagai kopral.

Sesampainya di Muenchen yang saat mengalami pergolakan politik akibat perekonomian Jerman yang menurun drastis. Atasannya menyuruh Hitler menjadi ” mata-mata ” dalam sebuah forum diskusi. Oleh atasannya, Hitler hanya di suruh menguping saja pembicaraan dalam diskusi tersebut tanpa menyampaikan sepatah kata pun. Namun, kala ia melaksanakan tugas tersebut, tak dapat menahan dirinya untuk menyampaikan pendapatnya mengenai apa yang dikatakan “Nasionalis”.

Awalnya, suara Hitler hanya sayup. Ia sedang belajar, belajar menyampaikan pemikirannya dan mempengaruhi pemikiran pendengarnya. Di pertemuan berikutnya, suaranya mulai lebih lantang, jelas dan memberi pengaruh besar kepada pendengar di forum tersebut. Kemampuan orasinya menakjubkan dan sangat mempengaruhi. Hitler tahu bagaimana cara berbicara yang mampu menyulut semangat. Dalam waktu singkat, namanya menjadi pembicaraan di tiap sudut kota.

Pendengarnya bertambah banyak. Dari rasa penasaran dan pergunjingan dari mulut ke mulut yang mengatakan adanya seorang “pelawak” di sebuah forum diskusi, Hitler mulai merekrut pengikutnya. Kalangan komunis mencoba menghentikan popularitas Hitler, begitu juga dengan “kuli tinta”. Namun dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, namanya menjadi besar seiring semakin bertambahnya jumlah pengikutnya.

Dengan modal ini, Hitler mulai menapakkan kakinya di pentas politik Jerman. Melalui pengikutnya, ia mulai mendekati tokoh penting dalam percaturan politik Jerman kala itu, Jendral Erich Ludendorff. Ia berhasil mempengaruhi sang Jendral sehingga mau mendukungnya dalam pergerakan politik.

Pemerintah pusat yang mencium pergerakan Hitler segera berusaha memadamkannya. Bersama para pengikutnya, Hitler berbaris menghadapi para tentara bersenjata. hingga akhirnya Hitler beserta kaki tangannya di tangkap dan pada 26 Februari 1924, mereka diadili dalam pengadilan rakyat di Muenchen sebagai pengkhianat negara. Para “kuli tinta” dan penentang pergerakan Hitler menduga ini adalah akhir perjalanan karir Hitler.

Akan tetapi kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, Hitler mempergunakan peradilan ini sebagai ladang penyampaian pemikiran Nasionalisnya sehingga menambah jumlah pengikutnya. Ia menyampaikan propaganda bahwa dirinya mengaku sebagai pengkhianat negara, tetapi ada yang lebih pengkhianat dari dirinya. Yaitu, pemerintah pusat yang tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat dan membiarkan martabat bangsa Jerman rendah di banding kaum Yahudi.

Dan ternyata ropaganda tersebut berhasil, bahkan hakim pengadilan pun terpengaruhi sehingga hanya memberikan hukuman penjara beberapa bulan. Di dalam penjara, Hitler memperoleh pelayanan istimewa dari sipir penjara yang ternyata simpatik dengan pergerakannya. Ia di berikan ruangan seperti kantor lengkap dengan seorang sekretaris kepercayaannya. Di dalam penjara inilah ia menulis buku ” Mein Kampf “. Sebuah buku yang berisi pemikiran politiknya.

Dalam penyusunan buku tersebut, ia di bantu seorang penerbit buku terkenal di Muenchen. Hitler merevisi beberapa hal mengenai keluarganya agar mampu menaikkan popularitasnya. Semisal mengenai pekerjaan ayahnya sebagai pegawai negri sipil, ia selipkan kata ” terhormat” sehingga menjadi pegawai negri sipil terhormat. Ia pun memilih foto mana yang akan ia taruh di bukunya. Dan foto yang dipilihnya adalah foto yang mengikuti gaya diktator Italia, Mussolini.

Hitler kemudiannya berkecimpung secara langsung dalam politik dan menjadi pengurus penting Partai Pekerja Jerman pada bulan Juli 1921. Hitler kemudiannya menukar nama Parti Pekerja German kepada Nationalist Socialist German Workers Party (NSDAP) pada 27 Februari 1925. Hitler membentuk dasar anti yahudi, anti demokrasi dan kepercayaan kepada kuasa mutlak. Hitler merealisasikannya dengan cara memberi sedikit keistimewaan kepada mereka yang mendukung dan mengancam mereka yang menentang dan propaganda bersifat patriotik kepada orang awam. Perlahan-lahan partai yang kemudian dikenal sebagai Nazi yang terbentuk dengan logo swastika itu membentuk pasukan yang dikenali sebagai “Storm Troopers” dan anti Yahudi. Hitler mengecam secara mutlak Perjanjian Perdamaian Versailles dan mereka yang terlibat dengannya. Tahun 1934, Hitler mulai berkuasa dan menjadi diktator. Yang ia lakukan pertama kali tentunya menyingkirkan lawan-lawan politiknya dan membungkam serta mengatur media massa. Para “kuli tinta” yang menentangnya lewat tulisan di surat kabar, di tangkap, lalu dalam sebuah kamp di bunuh satu per satu.

Pada tahun 1929, partai Nazi memperoleh suara mayoritas dalam pemungutan suara di kota Coburg, dan kemudiannya memenangi suara di daerah Thuringia. dan kemudian sejak1928, Nazi memenangkan suara di daerah demi daerah. Dalam pengundian parlemen Reichstag 1928, partai Nazi memenangi 809,000 suara. dan kemudian pada tahun 1930 terdapat perolehan 6,401,016 suara untuk perwakilan Nazi, sementara tahun 1932 perolehan suara melonjak menjadi 13,732,779.

Meskipun belum menjadi mayoritas tetapi ini membuktikan keberkesanan pengaruh Hitler. Selain itu, dukungan kepada Hitler yang disebabkan banyaknya permasalahan terutama masalah kemerosotan ekonomi akibat pembayaran denda akibat Perang Dunia I, penghinaan oleh Perjanjian Perdamaian Versailles, dan keinginan oleh rakyat Jerman untuk mempunyai seorang pemimpin yang dapat membawa mereka mencapai kejayaan dimasa lalu.

Ekonomi Jerman yang morat-marit berantakan akibat inflasi 1929 - 1934 dan jumlah pengangguran mencapai 7,000,000 oaran, menyebabkan seluruh industri berhadapan dengan kegagalan dan bangkrut . Sepanjang 1930 dan sehingga 30 Januari 1933, perolehan suara partai Nazi terus mengalami peningkatan dan Presiden Paul von Hindenburg akhirnya melantik Hitler sebagai Perdana Menteri ‘Chancellor’. Hitler menggunakan kedudukannya sebagai Chancellor untuk menyingkirkan para penentangnya. dan pada malam yang dikenali sebagai Malam Pisau Panjang “The Night of the Long Knives” Hitler membunuh semua penentangnya dalam partai Nazi. Hitler juga menyalahkan Komunis dan Yahudi atas kelembapan ekonomi dan berhasil meraih dukungan dari angkatan bersenjata yang melengkapkan peralatan senjata Jerman.

Pada September 1939, Hitler menyerang Polandia dengan serangan taktik blitzkrieg (serangan darat, udara secara kilat) mencapai kejayaan yang mengejutkan musuh dan jenderalnya sendiri. Serangan terhadap Polandia menyebabkan musuh-musuhnya Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap Jerman, dengan itu dimulailah Perang Dunia II.

Pada masa Perang Dunia II, pihak Inggris dipimpin oleh Sir Winston Churchill yang menggantikan Arthur Neville Chamberlain yang jatuh akibat skandal serbuan Nazi ke Polandia 1939, Perancis yang dipimpin oleh Jendral Gamelin yang saat itu ditunjuk sebagai komando tertinggi sekutu gagal menahan serangan kilat Jerman ke Belgia dan Perancis, Perancis akhirnya dipimpin oleh Jenderal Charles de Gaulle yang memimpin pasukan perlawanan Perancis pada masa Pemerintahan Vichy, serta bantuan Amerika Serikat yang dipimpin Jendral Eisenhower sebagai panglima mandala di Eropa meskipun sebelumnya Amerika Serikat enggan terlibat pada perang yang sebelumnya dianggap sebagai perang Eropa itu.

Puncak kejayaan Hitler adalah tahun 1940. berawal dari bulan April, Angkatan Bersenjatanya melabrak menyerang Denmark dan Norwegia. Bulan Mei, dia menerjang Negeri Belanda, Belgia, dan Luxemburg. Bulan Juni, Perancis tekuk lutut. Tetapi pada tahun itu pula Inggris bertahan mati-matian terhadap serangan udara Jerman-terkenal dengan julukan “Battle of Britain” dan Hitler tak pernah sanggup menginjakkan kaki di bumi Inggris.

Pasukan Jerman menaklukkan Yunani dan Yugoslavia di bulan April 1941. Dan di bulan Juni tahun itu pula Hitler merobek-robek “Perjanjian tidak saling menyerang” dengan Uni Soviet dan membuka penyerbuan. Angkatan Bersenjata Jerman dapat menduduki bagian yang amat luas wilayah Rusia tetapi tak mampu melumpuhkannya secara total sebelum musim dingin. Meski bertempur lawan Inggris dan Rusia, tak tanggung-tanggung Hitler memaklumatkan menyatakan perang dengan Amerika Serikat bulan Desember 1941 dan beberapa hari kemudian Jepang melabrak menyerang Amerika Serikat, mengobrak-abrik pangkalan Angkatan Lautnya di Pearl Harbor.

Di pertengahan tahun 1942 Jerman sudah menguasai bagian terbesar wilayah Eropa yang tak pernah sanggup dilakukan oleh siapa pun dalam sejarah.terlebih lagi, dia menguasai Afrika Utara.

Titik balik peperangan terjadi pada parohan kedua tahun 1942 tatkala Jerman dikalahkan dalam pertempuran rumit di El-Alamein di Mesir dan Stalingrad di Rusia. Sesudah kemunduran ini, nasib baik yang tadinya memayungi tentara Jerman angsur-berangsur secara tetap meninggalkannya. Pada 29 April 1945. Untuk kali terakhir Adolf Hitler keluar dari kamar pribadinya di dalam bunker.

Tanda-tanda kejatuhan Berlin seperti juga kehancuran Nazi semakin nyata. Pasukan Uni Soviet telah mencapai bibir kota dari arah utara, timur dan tenggara. Hitler dan pasukan Nazi semakin tersudut. Beberapa kali bom jatuh di luar sana menimbulkan goncangan hebat di dalam bunker

Sore itu wajah Hitler tampak semakin lusuh. Tangannya yang selalu disimpan di balik punggung bergetar–sesuatu yang dideritanya sejak lolos dari upaya pembunuhan setahun sebelumnya. Tubuhnya semakin condong membungkuk ke depan. Dari sinar matanya dan wajahnya yang lusuh, Hitler tampaknya paham bahwa kemenangan semakin jauh meninggalkan dirinya, dan bahwa tiba saatnya bagi dia untuk meninggalkan pentas. Padahal baru beberapa hari sebelumnya Menteri Propaganda Nazi, Joseph Goebbels masih sesumbar. Pasukan Nazi, yakinnya, akan mempertahankan Berlin hingga titik darah penghabisan. Warga Berlin dan tentara Nazi dilarang melarikan diri, mengibarkan bendera putih, serta melakukan tindakan sabotase yang memperlemah kekuatan Nazi.

Uban sepintas nyaris menutupi kepalanya, kenang Erna Flegel kepada harian Jerman, Bild Zaitung. Flegel adalah satu dari sekian perawat Hitler dan petinggi Nazi lainnya di dalam bunker. Flegel bertahan di dalam bunker saat pasukan Soviet tiba setelah Berlin sepenuhnya dikuasai dan bendera putih berkibar di jalanan dan lorong-lorong kota. Flegel baru meninggalkan bunker beberapa hari kemudian. Dinas intelijen Amerika sempat menahannya dan mengajukan banyak pertanyaan tentang aktivitas di dalam bunker. Namun Flegel menutup mulut. Kini wanita itu berusia 93 tahun. Dia hidup di sebuah rumah jompo di sebelah utara Jerman. Hitler yang baru merayakan ulang tahun ke-56 saat itu, masih kenang Flegel, tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Air muka Hitler yang semakin lusuh itu, selusuh suasana di dalam bunker.

Kepada para pembantu setianya, termasuk Flegel, Hitler mengucapkan selamat tinggal. Dia menyalami semua orang yang telah sekian lama menemaninya di dalam bunker. Menanyakan satu dua pertanyaan singkar sebelum kembali ke kamar pribadinya bersama Eva Braun yang menurut beberapa riwayat dinikahi Hitler tak lama sebelum kematiannya.

Wartawan veteran Deutsche Welle, Heinrich Bergstresser, yang menjadi mentor dalam Seminar Freedom of Press and Freedom of Information yang digelar Friedrich Naumann Stiftung di Gummersbach, Jerman, mengatakan masih banyak sisi gelap kehidupan Hitler yang belum terkuak. Termasuk tentang hubungannya dengan Eva Braun. Kata Heinrich, beberapa desas-desus juga mengatakan Hitler seorang homoseksual, atau, pedofilia.

Keesokan harinya, sekitar pukul 15.30, terdengar tembakan dari kamar Hitler. Sang Fuhrer bunuh diri. Setelah menenggak racun sianida, Hitler menembak kepalanya. Seperti Hitler, Eva Braun menghabisinya nyawanya dengan menenggak sianida.

Cara Hitler memilih kematian juga masih jadi bahan pembicaraan. Banyak orang bertanya, mengapa dia harus menembak kepalanya setelah menggak sianida? Masih menurut cerita Flegel, menjelang kejatuhan Nazi, Hitler semakin gelisah dan paranoid. Peristiwa setahun lalu yang nyaris membunuhnya, membuat Hitler menjadi mencurigai siapapun yang ada di sekitarnya. Hitler curiga, jangan-jangan agen rahasia Sekutu berhasil menyusup ke bunker rahasia miliknya, dan menukar isi kapsul sianida yang telah disiapkannya untuk bunuh diri dengan racun palsu. Dia percaya, pihak Sekutu ingin menangkap dirinya hidup-hidup dan sesuatu yang bagi Hitler barangkali adalah sebuah hal memalukan yang tak termaafkan.

Goebbels yang juga tinggal di bunker itu pun bunuh diri bersama istrinya, Magda Goebbels. Beberapa versi mengatakan, Goebbels menembak dada Magda terlebih dahulu sebelum menembak kepalanya. Versi lain mengatakan, Goebbles dan Magda berdiri berhadap-hadapan di luar bunker, lalu saling tembak. Sebelum kematiannya, Magda yang juga dikenal sebagai tokoh propaganda Nazi lebih dahulu menghabisi nyawa keenam anak mereka. Dia melarutkan racun sianida ke makanan anak-anaknya.

Tetapi, kendati kekalahan Jerman tampaknya tak terelakkan lagi, Hitler menolak menyerah. Bukannya dia semakin takut, malahan meneruskan penggasakan selama lebih dari dua tahun sesudah Stalingrad. Ujung cerita yang pahit terjadi pada musim semi tahun 1945. Hitler bunuh diri di Berlin tanggal 30 April dan tujuh hari sesudah itu Jerman menyerah kalah.

Tidak ada komentar: