Jumat, 22 Januari 2010

berita dari KOMPAS.com

Mehmet Ali Agca: Abad Ini Dunia Akan Kiamat
Senin, 18 Januari 2010 | 17:50 WIB
www.flickr.com
Mehmet Ali Agca bersama Almarhum Paus Johannes Paulus II
TERKAIT:

ANKARA, KOMPAS.com — Dalam sebuah pernyataan yang disebarkan pengacaranya dari luar penjara Sincan di pinggiran Ankara, ibu kota Turki, pada Senin (18/1/2010), Mehmet Ali Agca sempat meramalkan soal kiamat.

"Saya katakan bahwa akhir dari dunia ini sudah dekat. Seluruh dunia akan hancur pada abad ini. Setiap manusia akan mati dalam abad ini juga... Aku adalah Kristus, yang kekal," katanya.

Agca menembak Paus Johanes Paulus II pada 13 Mei 1981, saat Paus berada dalam sebuah mobil terbuka di lapangan Santo Petrus.

Paus terkena peluru di perut, tangan kiri, dan lengan kanan. Meski tiga peluru bersarang di tubuh Paus, peluru tidak mengenai organ pentingnya.

Setelah dinyatakan sehat, Paus Johanes Paulus II mendatangi Agca di penjara Rebibbia, Italia, pada 1983. Dalam pertemuan tersebut, Paus mengatakan kepada Agca bahwa dia telah memaafkan Agca.

Sementara itu, modus penyerangan Agca terhadap Paus tetap belum jelas, meski kemudian sempat dikaitkan dengan jaringan terorisme.

Saat Agca ditangkap beberapa menit setelah serangan, ia mengaku bertindak sendirian. Namun, ia sempat menuduh Bulgaria dan KGB Uni Soviet berada di balik serangan. Namun, penyataan ini kemudian dicabut.

Agca sempat membuat pernyataan dari balik penjara bahwa ia akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang serangan-serangan tersebut setelah ia dibebaskan dari penjara.

Namun, pengacaranya mengatakan bahwa Agca tidak akan memberi pernyataan pada Senin ini. "Untuk sementara, ia akan beristirahat di Ankara, setelah itu Agca akan melakukan perjalanan ke Istanbul," demikian dilaporkan televisi swasta, NTV.

"Kita tidak akan menghindari media massa. Kami pikir, Agca akan memberi pernyataan dalam beberapa hari mendatang," kata pengacara Gokay Gultekin.

Tidak ada komentar: