Minggu, 24 Januari 2010

Boris Nikolayevich Yeltsin


Boris Nikolayevich Yeltsin (IPA: [bʌˈrʲis nʲikoˈlajevɨtɕ ˈjelʲtsɨn], Rusia: Бори́с Никола́евич Е́льцин) (1 Februari 1931 - 23 April 2007) tampil pertama untuk posisi Presiden Federasi Rusia, menjabat pada 1991-1999. Ia lahir di Sverdlovsk (sekarang Yekaterinburg), Republik Soviet Rusia, Uni Soviet dan presiden Rusia semasa pasca Uni Soviet.
Riwayat politik

Era Yeltsin adalah masa dramatis dalam sejarah Rusia — periode yang ditandakan dengan perubahan politik revolusioner, demokrasi - bersama dengan adanya masalah besar politik dan sosial, satu di antaranya ialah korupsi yang merajalela dan terbuka.

Pada Juni 1991 Yeltsin naik takhta bersama dengan gelombang harapan tinggi demi reformasi politik dan kekecewaan dengan kekuasaan komunis.

Pada 12 Juni Yeltsin dipilih sebagai presiden Republik Sosialis Soviet Rusia yang dibentuk menjadi federasi dengan 57% dari suara, menjadi presiden pertama yang dipilih secara langsung di sejarah Rusia.

Pada bulan Agustus 1991, Yeltsin mendapatkan pujian internasional karena ia secara berani dan sebagai seorang demokrat mampu melawan usaha kudeta yang dilakukan oleh kaum komunis garis keras. Hal ini akhirnya membawa kehancuran komunisme tetapi juga kehancuran Uni Soviet, namun menjadikan Yeltsin sebagai orang terkuat di Kremlin.

Sayangnya ia sendiri menjadi seorang autokrat otoriter dan tidak pernah meraih kembali popularitasnya dan ia meninggalkan jabatan pada tanggal 31 Desember 1999 sebagai seseorang yang dibenci. Ia digantikan oleh Vladimir Putin.

Ia meninggal dunia pada tanggal 23 April 2007 akibat gagal jantun

Tidak ada komentar: