Selasa, 26 Januari 2010

Di Bawah Tekanan, "Anti-Soviet" Berubah Jadi "Soviet"

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah restoran yang diberi nama "Anti-Soviet" telah mengganti namanya di bawah tekanan pemerintah lokal yang mengatakan nama itu menyinggung perasaan generasi tua di Rusia, kata manajer restoran tersebut, Senin (21/9).

"Anti-Sovetskaya", yang dibuka pada Juli, diganti namanya jadi "Sovetskaya", atau "Soviet", pada Jumat (18/9).

"Mereka mengatakan itu menyinggung perasaan para veteran," kata Alexander Vanin sembari menambahkan pemerintah setempat telah mengancam akan mendenda pemilik restoran yang menyajikan kebab itu gara-gara nama restorannya.

Kendati banyak orang Rusia memandang jatuhnya Uni Soviet pada 1991 sebagai positif, gelombang nostalgia melanda seluruh Rusia.

Menurut laporan media Rusia, Oleg Mitvol, mantan pejabat ekologi di prefektur kota Moskwa yang dikenal karena serangan tajamnya terhadap perusahaan energi Barat, telah membuat pengecualian bagi nama restoran tersebut.

"Nama seperti itu menghina sejarah negara kita," kata Mitvol.

Tidak ada komentar: