Minggu, 24 Januari 2010

DUEL KAVALERI DI GURUN SINAI

ketika berlangsung Yom Kipur War ( 6 – 15 Oktober 1973 ), salah satu pertempuran sengit yang berlangsung adalah duel pasukan Kavaleri Mesir dan Israel di Gurun Sinai. Duel yang melibatkan 1000 Tank Mesir dan 800 Tank Israel itu bahkan merupakan perang Kavaleri terbesar sejak perang Dunia II.

Yom Kipur War dimulai dengan serangan dadakan Mesir ke kawasan Israel, khususnya pertahanan terdepan Israel, Barlev Line, yang berada di terusan Suez. Pasukan Mesir yang terdiri dari sejumlah divisi Infanteri dan Kaveleri dalam serbuan yana dilancarkan pada tanggal 6 Oktober 1973 itu strategi dan persenjataannya lebih matang. Pengalaman perang 6 hari tahun 1967 yang mengakibatkan kekuatan udara dan divisi Kavalerinya porak-poranda dan telah membuat Mesir lebih waspada dan siap.

Menghadapi Tank- tank Israel, satu dari tiga tentara Infanteri Mesir menyandanmg roket anti Tank, RPG atau Rudal Anti Tank yang sudah dipandu laser, sager. Rudal anti pesawat tempur buatan Soviet, Sam, juga digelar Mesir disepanjang perbatasan dan sewaktu- sewaktu bisa dipindahkan sesesuai dengan kawasan yang telah diduduki. Posisi pasukan Mesir yang mengalir menuju terusan Suez juga lebih menguntungkan karena berada di ketinggian sehingga bisa lebih leluasa melancarka gempuran ke benteng Barlev Line. Tembakan gencar dari 1000 meriam artileri, ribuan mortir dan senjata antiTank dilepaskan. Dalam waktu 15 menit pertahanan Israel di Berlev Line yang tak siap menghadapi gempuran dahsyat itupun goyah.

Gelombang serangan pasukan Tank Mesir. Yang datang tiba – tiba itu membuat pasukan Tank Israel kurabg siap dan mulai terdesak. Apalagi pasuka Mesir yang terus mendesak. Maju sudah menemukan cara yang ampuh untuk meruntuhkan barikade setinggi 18 meter yang dibangun Israel. Untuk menghancurkan barikade tembok berpasir itu pasukan Zeni Mesir cukup mengerahkan kanon-kanon air bertekanan tinggi diexport dari Jerman dan bukan dengan bahan peledak,

Setelah barikade pasukan pasir hancur, pasukan Israel yang kocar-kacir akhirnya memilih mengundurkan diri menuju Gurun Sinai. Benteng barlev linepun jatuh Mesir yang telah lama menunggu kesempatan merebut lagi Sinai segera meluncurkan Tank-Tank Amfibi dan menyeberangkan ribuan pasukan ke seberang terusan Suez lalu terus melaju ke gurun Sinai sehingga sejauh 15 km. Gerak maju pasukan Mesir 2 nd Infanteri Division dan 2 nd Army sangat terbantu oleh kepiayawaian pasukan Zeni Mesir yang akan membangun jembatan apung dalam 2 jam saja diatas perairan terusan Suez. Lebih dari 1000 Tank dan 90.000 pasukan Mesir kini telah berada di Gurun Sinai tinggal menunggu perintah untuk melaju ke Israel..

Gempuran Mesir untuk menerobos teruasan Suez dan masuk ke Gurun yang sukses serta memicu Euforia pasukan Mesir. Seperti para Jenderal Mesir. Sebenarnya telah memperkirakan sebanyak 30.000 tentara Mesir akan tewas dalam upaya merebut terusan Suez. Tapi pada operasi 2 hari yang gemilang itu pasukan yang gugur hanya 208 orang. Selain itu, pasuka Tank yang berada di terusan Suez sebenarnya sudah melancarkan serangan balasan terhadap Tank-Tank dan Infanteri Mesir yang terusbergerak maju. Tapi berkat senjata antiTank berkomando laser, sager pasukan Mesir merontokan ratusan Tank Israel. Mendapat sergapan yang mematikan itu, pasukan Tank Israel akhirnya memilih mundur. 2 hari pertama dalang perang Yom Kipur, pasukan Mesir benar-benar telah meraih kemenangan dengan gemilang.

Pada hari ketiga 2 brigade Tank dan satu batalyon Infanteri Israel mencoba serangan balasan. Tapi pasukan yang dipimpin oleh kolonel Adan itu terpaksa ditarik mundur karena tak sanggup menghadapi rudal-rudal antiTank Gempuran Israel untuk mengusir pasukan tank dan Infanteri Mesir di Sinai berlangsung 9-13 Oktober. Tapi kali ini, pasukan Mesir yang dihadapi oleh Israel bukan pasukan lemah seperti pada perang enam hari tahun 1967. Berkat senjata tempur canggih yang disuplay Uni Soviet dan pasukan terlatih, pasukan Kavaleri dan Infanteri Israel sempat dibikin babak belur. Kekuatan udara Israel yang biasanya merajai pertempuran juga dibuat tak berkutik berkat kehadiran rudal – rudal Sam Mesir yang digelar di Sinai.

Kekuatan pasukan Mesir yang digelar di gunurun Sinai antara lain, 2 nd Army (2nd, 16 tahun, 18 tahun Infanteri Division, 3 nd, Mechanised division, 21 st, armored division, 1 st independen Infantery Brigade ) dan 3 rd army ( 7 tahun dan 19 tahun infanteri division, 6 th mechanised division, dan 4 th armored division ). Jika dihitung, jumlah total pasukan yang dikerahkan 800.000 personal. Sedangkan jumlah persenjataannya sekitar 2400 tank, 2400 kendaraan angkut, 1120 meriam arteleri, 690 pesawt tempur, 161 helikopter, dan 104 kapal perang.

Israel membalas, menyadarai bahwa pasukan Mesir telah menunggu perintah untuk menggilas Israel, para petinggi Israel pun segera menyusun serangan balasan secara maksimal dengan mengerahkan senua potensi yang ada. Semua pasukan cadangan dipanggil dan unit-unit yang bertugas mengoperasikan rudal nuklir disiagakan. Pemerintah Israel memang telah memutuakan untuk menggunakan rudal nuklir jika pasukan Mesir sampai masuk ke pusat kota.

Operasi militer Israel menghalau pasukan Mesir itu dikenal dengan nama Operation Valid. Sesuai dengan strateginya pasukan Israel akan menghantam posisi pasukan Mesir di gurun Sinai secara pararel, front selatan, tengah dan utara. Pasukan yang dikerahikan adalah divisi lapis baja dan Infanteri. Divisi lapis baja Israel akan bertarung langsung dengan divisi lapis baja Mesir. Sedangkan pasukan Infanteri Israel akan bertugas secara khusus yakni menghancurkan unit- unit peluncur rudal SAM dan menyerang Infanteri Mesir yang dipersanjatai RPG maupun rudal Sangger.

Panglima yang bertugas betanggung jawab untuk menghantam kekuatan pasukan Mesir di Sinai adlah Mayor Jenderal Ariel Sharoon. Sementara jumlah total kekuatan pasukan Israel mencakup 415.000 tentara, 1500 tank, 3000 kendaran angkut personel, 945 meriam arteleri, 561 pesawat tempur, 84 helikopter, dan 34 kapal perang. Semua kekuatan itu tak hanya untuk menghadapi kekuatan tanyara Mesir tapi juga Suriah.

operation Valiant dilancarkan pada tanggal 15 oktober dinihari. Pasukan 143 armoured division yang dipimpin sendiri oleh Jenderal Sharoon menggempur posisi oasukan Mesir yang berada di Front Utara. Army Mesir segera menyambut gempuran lapis baja Israel sehingga terjadi duel kavaleri yang sangat dahsyat. Divisi kavaleri Israel yang dipimpin oleh kolonel Adan, 162 division, berhasil memukul mundur pasukan Mesir sehingga harus mundur meenuju terusan Suez untuk selanjutnya terpaksa kabur ke Mesir.

Namun, setelah berlangsung pertempuran 24 jam, hampir semua pertahanan Mesir dijebol sehingga pasukan Israel makin mendekati terusan Suez. Tak berapa lama kemudian pasukan Israel bahkan berhasil membangun jembatan ponton yang kemudian digunakan pasukan Infanteri untuk menyebrang. Pasukan Infanteri yang telah dibekali dengan rudal antiTank M72 LAW pun dengan leluasa menyergap Tank-tank dan pangkalan rudal SAM Mesir. Jembatan ponton Israel diatas terusan Suez dibangun malam harai r antara tanggal 16-17 Oktober. Begitu rampung jembatan ponton dibuat ternyata bisa dilalui tank dan kendaraan berat lainnya.

Ketika pangkalan rudal SAM dan Sangger serta unit-unit lainnya berhasil dighancurkan oleh pasukan Infanteri, pasukan tank dan angkatan udara Israel bergerak maju tanpa berhasil dibendung. Tank-tank Israel ini dengan leluasa menyeberangi treusan Suez tanpa mendapat gangguan rudal lagi. Kondisi medan perang pun berubah arah. Tank-tank Mesir yang sudah tidak mendapat perlindungan udara menjadi bulan-bulanan pasukan pesawat tempur Israel. Jembatan terusan Suez yang berada di sebelah utara Great Bitter Lake, possisi pasukan Israel benar-benar di atas angin, divisi divisi kavaleri pasukan Israel terus bergerak maju memasuki kawasan Mesir. Uni Soviet sebagai pemasuk utama senjat Mesir turut berperang dan mengancam akan turun ke medan perang. Presiden Mesir Anwar Sadat yang semula optimis bisa menaklukan Israel kini mengumpulkan semua Jenderal untuk membahas situasi terakhir. Apalagi pada tanggal 22 Oktober pasukan Kavaleri dan arteleri Israel sudah berada di sekitar 100 km dri Kairo.

Unuk mengakhiri konflik meluasnya perang mengingat Uni Soviet dan AS sudah siap-siap maju ke medan tempur, PBB pun turun tangan.setelah berunding pada tanggal 24 Oktober, pihak Israel, Mesir dan Suriah sepakat untuk mendatangani gencatan senjata. Perang pun berakhir tanpa konflik politik yang kadang diselingi bentrokan senjata antar kedua pihak.

12 komentar:

Anonim mengatakan...

Tuhan tidak akan mengingkari janjiNya pada umat pilihanNya,.. semua sudah tertulis...Israel akan berdiri lagi dan yang mengganggunya akan hancur..

Anonim mengatakan...

kontol mu itu,itu karena isrel di bantu amerika, coba sendiri hancur isral. yesus memelihara domba kok orang kristen memeliara babi,berarti oang kristen kontol

Fajar Rifai mengatakan...

HANCURKAN ISRAEL....!!!
NEGARA YANG SATU INI MEMANG DURJANA!!!!

Anonim mengatakan...

tak bunuh semua orang israel! dancuk

Anonim mengatakan...

Kenapa anda2 pada marah ? Itulah fakta. Silahkan googling kemanapun, sejarah adalah sejarah. Israel adalah negara terkecil yg dikelilingi 'musuh2nya'... bukan hanya karena dibantu Amrik, tapi kenapa juga selalu diserang kroyokan ? Wajar saja ada yg berempati. Tapi 1 fakta tak terbantahkan, ras Israel memang paling jenius di bumi. Itu alasan Hitler sebelum menguasai dunia harus 'membinasakan' Yahudi. Namun apa mau dikata, hingga detik ini tak ada yg mampu. 1 pertanyaan lagi, kenapa Amrik dan Eropa selalu 'cari muka' dgn mendukung Israel ? Karena jika zionisme (gerakan memanggil pulang semua Yahudi ke Israel) terjadi, maka lumpuhlah Barat dan Rusia, karena para pemikir dan ilmuwan utama mereka adalah Yahudi. 'Dimana ada Yahudi, pasti negara itu maju'. Jadi silahkan mengumpat dan memaki, karena hanya itu yg bisa anda lakukan. Untuk menumbangkan Israel, tunggu Tuhan menarik sumpahnya barulah mungkin.

Anonim mengatakan...

Kenapa nge belain israel ? Ras nya lain, agamanya lain, tuhan nya pun lain ? Bahkan mereka ngga mengakui siapa tuhan loe ? Baru okupasi 50 tahun, sdh nyebut2 bangsa pilihan. Kpn mereka terakhir punya kerajaan ? Kemana mrk selama RIBUAN tahun ? Kemana bro ? Bangsa pilihan atau bangsa kutukan y Bro ? Wkwkwkwk

avizor mengatakan...

Sabar saudara muslim kekuasaan yahudi israel akan berakhir hingga muncul dajjal dan muslim dipimpin imam mahdi dan nabi isa untuk menghancurkan mereka hingga mereka bersembunyi dibalik pohon gharqad dan batu maka setelah itu allah akan membebaskan kita dari zaman ini (zaman penguasa diktator) ke zaman kekhalifahan islam kembali dan kemudian KIAMAT Ingat tanda kemunculan dajjal sudah muncul dengan mulai mengeringnya danau Thabari/tiberias/sea of galilee. Coba cari di gOogle ' munculnya dajjal dan mengeringnya danau tiberias'

Anonim mengatakan...

Haha.., asu2 pada stress karena jagonya tidak bisa berbuat apa2, kalah telak! Padahal curi start duluan! Para asu2 belajarlah untuk menerima kenyataan, walaupun memang kenyataan itu kadang pahit! Btw dalam perang YK, AS tdk terlibat secara langsung. Jd israel berperang sendirian!

Adi Semakin Galau mengatakan...

betul gannn israel iss ok

Anonim mengatakan...

acPara onta arab cuma bisa mewek dan teriak2.
Perang tidak pernah menang atas ISRAEL.
Para onta memakai barang produk pemikir ISRAEL dan tanpa malu berkoar hancurkan ISRAEL.
Sungguh kasihan melihat tingkah para onta otak udang ini.

Arab sampai kapanpun tidak akan mampu melawan ISRAEL, IRAN hanya banyak bacot dengan teknologi jaman batunya.
Kasian kalian para budak arab.

Akan lebih baik kalau kalian para budak onta untuk memikirkan diri sendiri bagaimana membangun negara ini menjadi negara yang besar dan mempunyai martabat.

Tiru bagaimana YAHUDI bekerja untuk membangun negara meraka dan memberla 1 nyawa rakyatnya apabila dibunuh oleh musuh mereka.

Bukan malah diam pada saat 1 nyawa anak bangsa di pancung oleh majukan onta arab kalian.

Memang susah merubah otak budak arab menjadi otak yang bermartabat.

Erwin Amir mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

Fans Arab cari2 alasan kalau kalah. Dah 3x israel diserang tapi yg nyerang kalah. Dah keroyokan, dadakan, eh masih kalah.
Skr fansboynya koar2 cari alesan sambil berharap sia2.
Sayang tuh mau dibantu kafir Uni soviet. Kalo ga, Mesir juga jadi wilayah Israel. Ngakak