Kamis, 28 Januari 2010

Issue Tentang Hitler Bersembunyi di Sumbawa?



http://www.rileks.com/community/artikelmu/blogger/24040-issue-tentang-hitler-bersembunyi-di-sumbawa.html

Amerika masuk dan menduduki Berlin dari arah barat, dilain pihak Russia masuk dan menduduki Berlin dari arah Timur, demikianlah akhirnya Berlin terpecah dua menjadi Berlin Barat dan Berlin Timur.

Berlin timur dikuasai Soviet, Berlin barat dikuasai sekutu. Apakah Russia termasuk yang dinamakan pasukan sekutu??? Jelas tidak. Artinya pendudukan Berlin barat dan Berlin timur bukan atas dasar kesepakatan kedua belah pihak melainkan atas dasar persaingan dua belah pihak yang sama2 ingin menguasai Jerman.

Tentara Soviet secara resmi dianggap yang pertama kali berhasil menemukan bunker persembunyian Hitler, tapi yang ditemukannya hanyala sisa2 dua sosok mayat yang telah hangus terbakar yang tidak bisa diidentifikasi lagi dan sisa mayat yang belum habis terbakar ini dibawa ke Russia dan dinyatakan sebagai mayat Hitler.
Anehnya, klaim Russia tentang mayat Hitler ini tidak dibantah dan tidak dikomentari oleh lawannya dari Amerika.

Bahwa Hitler menciptakan banyak duplikat dirinya sudah umum diketahui. Jadi tidak ada alasan bagi Hitler untuk bunuh diri seperti pernyataan dari pihak Russia. Hitler bisa menyelamatkan dirinya menuju Berlin barat dan diselamatkan oleh pasukan khusus Amerika. Karena kenyataannya, tentara Amerika memboyong ahli2 Hitler yang akhirnya bekerja di Amerika untuk menciptakan bomb atom yaitu DR.Prof. Oppenheimmer, dan juga pencipta Roket angkasa luar Amerika Dr. Prof.Von Braun yang keduanya diketahui ditangkap (diselamatkan) oleh tentara Amerika di Jerman.

Kalo Hitler belum mati waktu itu, memang besar sekali kemungkinannya. Bahwa Hitler dianggap mati hanyalah berita sejarah bukan kebenaran yang bisa dibuktikan.

http://www.coverups.com/hitler/index.htm

Pada hakekatnya, tidak ada niat Amerika maupun Russia untuk membunuh Hitler. Memang, Russia adalah musuh serius dari Hitler. Sebaliknya banyak sekali dugaan, masuknya Amerika ke Berlin justru untuk menyelamatkan nyawa Hitler sehingga kecil sekali kemungkinan Hitler mati bunuh diri dalam bunker. Karena tidak mungkin Hitler tidak tahu bahwa Amerika bertujuan menyelamatkan dirinya.

Albert Einstein adalah salah satu sahabat Hitler, bahkan setelah Einstein pindah ke Amerika hubungannya dengan Hitler dan rekan2 ilmuwan yang bekerja untuk Hitler tetap hubungan yang baik.

Merupakan kenyataan yang tidak bisa dibantah, bahwa semua gestapo yang setia kepada Hitler justru diselamatkan Amerika mengungsi ke Amerika Latin. Jadi kalo memang Hitler berhasil diselamatkan Amerika, jelas tidak mungkin dia berada di Sumbawa karena sukar bagi dirinya untuk bersembunyi disana karena perbedaan bahasa dan kultur. Jadi kalo Hitler masih hidup, dia pasti berada disalah satu dari negara2 Amerika Latin yang kemungkinannya adalah Bolivia, Brasil atau
Argentina.

Mengenai hubungan Einstein dengan para ilmuwan yang bekerja pada Hitler telah menghasilkan study para ahli Amerika yang melaporkan dan mendesak presiden Amerika untuk segera terjun kedalam arena perang dunia kedua untuk menyelamatkan dua buah bomb H yang telah berhasil diciptakan para ilmuwan di Jerman. Disimpulkan bahwa Amerika memasuki arena perang dunia kedua karena Jerman sudah dipastikan kalah cepat atau lambat akibat gerakan tentara Russia yang begitu cepat dan mantap.

Memang akhirnya Amerika berhasil mensita kedua bomb H tersebut dan membawanya ke Amerika, dan kemudian menjatuhkannya di Hiroshima dan Nagasaki. Semua ahli2 pembuat bomb itu juga diboyong ke Amerika dan projek2 pembuatan bomb atom dan roket2nya dilanjutkan di Amerika. Tidak tahu apa jadinya kalo kedua bomb itu berhasil direbut oleh pihak Russia, mungkin dunia kita tidak seperti sekarang ini.

Sekali lagi, kesimpulannya sulit bagi Hitler untuk bisa survive beradaptasi di Sumbawa. Hitler punya uang banyak, punya pengawal banyak, buat apa bersembunyi di Sumbawa kalo lebih aman di Amerika latin ???? (penulis: Ny. Muslim binti Muskitawati)

Tidak ada komentar: