Minggu, 24 Januari 2010

Negara-negara Nuklir Dunia

http://www.suaramerdeka.com/harian/0602/03/int6.htm

IRAN bukan satu-satunya negara nuklir di dunia. Karena itu, banyak pihak masih mempertanyakan agenda di balik sikap keras Amerika Serikat terhadap dugaan program nuklir Iran. Berikut negara-negara nuklir di dunia.

Negara Bersenjata Nuklir:

Amerika Serikat

AS pertama kali mengembangkan senjata nuklir pada Perang Dunia II karena khawatir kekuatan Nazi Jerman juga menggunakan senjata ini. AS melakukan tes perdananya pada tahun 1945 ("Trinity"), dan diketahui sebagai satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir untuk menyerang negara lainnya, yaitu pada peristiwa pengeboman Hiroshima dan Nagasaki. AS juga dikenal sebagai negara pertama yang mengembangkan bom hidrogen yang diuji ("Ivy Mike") pada 1952 dan 1954 ("Castle Bravo").

Rusia

Uni Soviet pertama kali menguji senjata nuklirnya ("Joe-1") pada 1949. Tujuannya untuk mengimbangi kekuatan AS sebagai lawannya dalam Perang Dingin. Uni Soviet juga menguji bom hidrogen pada 1953 ("Joe-4") dan bom hidrogen megaton pada 1955 ("RDS-37"). Setelah Soviet pecah pada tahun 1991, senjata-senjata itu menjadi milik Rusia.

Inggris

Inggris melakukan uji senjata nuklir pertama kali ("Hurricane") pada 1952 bekerja sama dengan AS. Program ini ditujukan untuk mengimbangi kekuatan Uni Soviet dalam Perang Dingin. Inggris juga menguji bom hidrogen pertama pada 1957.

Prancis

Prancis menguji senjata nuklir pertamanya pada tahun 1960. Tujuannya untuk Perang Dingin. Pengujian bom hidrogen dilakukan pada tahun 1968.

China

China menguji senjata nuklirnya pada tahun 1964. Ini cukup mengejutkan bagi negara Barat. China banyak mendapat bantuan dari Uni Soviet dalam pengembangan nuklirnya. Bantuan itu terhenti setelah Uni Soviet pecah. China menguji bom hidrogen yang pertama pada tahun 1967. Negara ini diperkirakan mempunyai stok uranium sebanyak 400 hulu ledak sejak awal 1980-an, namun kini diperkirakan telah berkurang.

India

Senjata balistik India diluncurkan pada perayaan Kemerdekan India pada tahun 2004. India menguji nuklir yang diakuinya bukan untuk persenjataan pada tahun 1974 ("Smiling Buddha"). Uji coba pertama ini dilakukan setelah India masuk NPT. India mengembangkan senjata nuklir pada 1998 ("Operation Shakti"), dan mengklaim telah menguji bom hidrogen meski banyak yang meragukan pernyataan ini. Pada Juli 2005, India dideklarasikan oleh AS sebagai negara nuklir yang bertanggung jawab.

Pakistan

Pakistan secara tertutup mengembangkan senjata nuklirnya dalam beberapa dekade dengan bantuan China sejak akhir 1970-an. Ia melakukan uji nuklir pertama pada 1998. Alasannya untuk keperluan sipil sebagaimana yang diutarakan India. Kekhawatiran Pakistan akan keamanan nasionalnya membuat negara ini kemudian mengembangkan senjata nuklir pada pada tahun 1980-an. Baru pada 1998 Pakistan melakukan uji senjata nuklirnya di Perbukitan Chaghaii.

Negara yang Dituding Mempunyai Senjata Nuklir:

Israel

Tanggal 5 Oktober 1986, surat kabar Inggris The Sunday Times menulis berita utama: ''Rahasia Senjata Nuklir Israel Terungkap''. Israel bukanlah anggota Traktat Non Proliferasi. Ia menolak memberikan kofirmasi ataupun menyangkal telah mengembangkan senjata nuklir. Israel diperkirakan telah melakukan uji senjata nuklir bersama Afrika Selatan pada 1979. Menurut Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam dan Perhimpunan Ilmuwan Amerika, Israel diperkirakan memiliki 300-400 senjata nuklir.

Iran

Iran menyatakan mengembangkan nuklir untuk keperluan pembangkit listrik. Iran juga telah menandatangani Traktat Nonprolifrasi Nuklir dan menyatakan hanya tertarik mengembangkan nuklir untuk keperluan sipil. Namun, CIA mengklaim hal itu hanya alasan untuk pengembangan senjata nuklir.

Korea Utara

Pada 10 Januari 2003 Korea Utara keluar dari NPT. Pada Februari 2005, mereka mengklaim telah memiliki senjata nuklir meskipun para ahli masih mempertanyakan apakah senjata itu benar-benar bisa bekerja atau tidak. Baru-baru ini mereka telah membuat kesepakatan dengan AS untuk tidak melanjutkan program pengembangan nuklirnya.

Negara yang Pernah Memiliki Senjata Nuklir:

Ukraina

Ukraina telah menandatangani NPT. Negara ini tercatat pernah memilki sekitar 5.000 senjata nuklir ketika merdeka dari Uni Soviet pada 1991. Pada tahun 1996, Ukraina mengalihkan semua kekuatan nuklirnya ke Rusia.

Belarus

Negara kecil di Eropa Timur ini sempat memiliki nuklir setelah Uni Soviet runtuh pada 1991. Namun, senjata-senjata itu kemudian dikembalikan pada Rusia pada tahun 1996. Belarus menandatangani NPT.

Kazakstan

Negara ini pernah memiliki 1.400 senjata nuklir sebagai warisan Uni Soviet, tetapi kemudian diserahkan ke Rusia pada 1995. Ia juga telah menandatangani NPT.

Afrika Selatan

Afrika Selatan pernah memproduksi 6 senjata nuklir pada tahun 1980-an dan memusnahkannya pada awal 1990-an. Ia adalah satu-satunya negara yang mau memusnahkan senjata nuklirnya setelah berhasil mengembangkannya.(Maratun Nashihah /Pusdok SM-25)

Tidak ada komentar: